Apakah Anda tahu bahwa ternyata bunga mawar tidak hanya bermanfaat sebagai hiasan rumah, dekorasi acara atau pun sebagai tanda cinta seseorang terhadap pasangannya? Ya, ternyata bunga mawar dapat juga dikonsumsi sebagai makanan maupun minuman. Jika sebelumnya saya telah memberikan tips bagaimana cara membuat teh mawar, pada postingan kali ini saya akan memberikan tips bagaimana cara membuat selai mawar.

Mungkin kebanyakan orang belum mengetahui bahwa bunga mawar dapat juga dijadikan menjadi selai yang biasanya selalu disajikan sebagai pelengkap roti tawar, karena biasanya selai pada umumnya terbuat dari buah-buahan seperti strawberry atau nanas. Bagi Anda para pecinta roti tawar yang selalu diolesi dengan selai, tidak ada salahnya jika Anda mencoba sensasi baru yakni menggunakan selai mawar. Bahkan tips cara membuat selai mawar ini pun dapat Anda jadikan inspirasi sebagai bisnis baru yang bisa dilakukan dengan bahan bunga mawar mengingat produk selai mawar dipasaran masih langka. Baiklah, berikut adalah tips cara membuat selai mawar:

Pertama-tama pilihlah bunga mawar yang sudah mekar dan warnanya terang mencolok, halus, tidak cacat, tidak berwarna kecoklatan, tercium aroma wanginya dan terbebas dari berbagai hama juga pastikan bebas pestisida. Kemudian cuci bersih dengan air mengalir, namun jika Anda tidak yakin mawarnya terbebas dari pestisida, Anda bisa merendam mawarnya yang telah dipetik-petik lembaran daun bunganya (petal) selama 3 hari untuk membersihkannya dari pestisida. Warna bunga bisa yang merah, kuning, oranye atau lainnya dimana hasil selai nantinya akan berwarna sesuai warna mawar yang dipilih.

Sebagai percobaan, Anda bisa mencobanya dengan perbandingan petal mawar sebanyak seperempat kg. Setelah petal mawar tersebut dicuci, haluskan dengan tumbukan atau blender, agar pelumatannya bagus, ketika diblender tambahkan air matang kurang lebih 4,5 cangkir. Lalu hasil blenderan tersebut dimasak selama kurang lebih 10-20 menit menggunakan api kecil dan masukkan gula pasir sebanyak 2 cangkir secara perlahan sambil diaduk hingga larut dan jadi mengental. Jika suka, dapat ditambahkan air jeruk lemon sebanyak 2 buah. Setelah jadi masukkan kedalam botol bersih hingga mendingin, setelah itu selai siap dikonsumsi dan simpan didalam kulkas agar tahan lama.

Jika Anda ingin memproduksinya untuk diperjualbelikan, Anda harus mendapatkan botol untuk dilakukan pasteurisasi. Pertama-tama cucilah botol dengan melarutkan 2 gram kaporit 60 ppm ke dalam satu liter air bersih dengan cara direndam selama satu jam. Setelah satu jam, bilas botol dengan air panas. Kemudian rebus botol berisi air bersih selama satu jam untuk membunuh bakteri/mikroba yang ada pada botol.

Kemudian selai yang telah jadi dimasukkan kedalam botol tersebut dan lakukan pasteurisasi selai dengan merebus botol yang telah diisi selai menggunakan panci dengan api kecil selama 2 jam. Setelah selesai, dinginkan dan kemaslah botol sebagus mungkin disertai dengan stiker label merk sendiri dan siap dipasarkan.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top