Tak heran mengapa bunga mawar disebut sebagai ratunya bunga, hal ini dikarenakan kelopak bunganya memiliki bentuk yang sangat indah juga memiliki aroma yang khas. Oleh sebab itu, banyak sekali orang yang ingin menanam bunga mawar di rumahnya khususnya adalah para kaum hawa. Namun, berdasarkan komunikasi via bbm, sms, maupun telpon kepada saya, kebanyakan mereka agak kesulitan dengan bagaimana cara merawat mawar agar rajin berbunga, atau permasalahan lainnya adalah biasanya bunga mawar yang semula memiliki kelopak besar ketika membeli dari penjual bunga, ketika beralih tangan kepada mereka, bunga selanjutnya yang mekar menjadi kecil atau tidak sebesar sebelumnya. Bagaimana mengatasi permasalahan tersebut?

Menanam bunga mawar itu memang agak unik, bisa dikatakan sulit jika tidak tahu ilmunya, tetapi bisa menjadi mudah jika sudah mengetahui ilmunya. Menanam bunga mawar memang memerlukan perlakuan khusus, dia tidak bisa dirawat hanya dengan cukup menyiramkan air setiap pagi dan sore. Tetapi terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan. Yang pertama adalah tanaman mawar harus ditempatkan di tempat yang terkena sinar matahari, terutama sinar matahari pagi agar kegiatan fotosintesis bisa terlaksana dengan baik.
Mawar semi holland dalam pot yang baru tumbuh bunga pertamanya
Cara merawat mawar agar rajin berbunga lainnya adalah dengan memberikan nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan mawar tersebut. Nutrisi tersebut adalah pupuk, pupuk yang paling baik adalah pupuk kandang atau pupuk alami yang dihasilkan dari kotoran hewan. Akan tetapi, jika Anda kesulitan mendapatkan pupuk jenis tersebut, bisa menggunakan pupuk NPK (pupuk buatan) yang mengandung unsur hara utama yakni nitrogen yang membantu pertumbuhan vegetatif terutama daun, fosfor yang membantu pertumbuhan akar dan tunas, serta kalium yang dapat membantu pembungaan dan pembuahan. Akan tetapi, aplikasi penggunaan pupuk NPK ini tidak boleh terlalu sering digunakan dan tidak boleh terlalu banyak diberikan untuk setiap tanaman mawar, karena jika over dosis, tanaman mawar Anda malah bisa menjadi kering dan akhirnya mati. Untuk setiap tanaman, cukup diberikan sebanyak 10-20 butir NPK dan dilakukan minimal setiap sebulan sekali dan maksimal setiap 2 minggu sekali. Pemupukan bisa dilakukan dengan cara penaburan di atas media tanam pada sekitar batang yang menancap ke media tanam tersebut atau yang paling bagus adalah dengan mencairkannya terlebih dahulu dengan air dan lalu kemudian disiramkan.


Penyiraman harus dilakukan sebanyak 2 kali (pagi dan sore) dalam sehari jika cuaca sedang panas dan hanya dilakukan sekali (pagi) dalam sehari setiap harinya jika cuaca tidak panas. Tidak perlu disiram jika kondisi cuaca hujan setiap hari terlebih jika tanaman mawar Anda terkena langsung air hujan, namun keesokan harinya pada waktu pagi disarankan untuk menyemprot daun serta bunganya dengan air biasa karena air hujan bersifat agak keras khususnya untuk tanaman bunga. Jika disimpan pada tempat yang mengadaptasi konsep rumah kaca semisal di bawah naungan kanopi, cukup disiram dua hari sekali apabila sedang musim hujan. Dalam berbagai sumber, penggunaan air AC bisa dimanfaatkan untuk menyiram bunga mawar dan katanya bunga mawar bisa rajin berbunga dengan air tersebut. Untuk hal ini tidak pernah saya coba karena saya tidak memiliki AC (Bandung sudah dingin tanpa AC, hehe).

Cara merawat mawar agar rajin berbunga selanjutnya adalah rutin melakukan pengobatan agar tanaman mawar Anda tidak terserang hama. Jika terserang hama, tentunya pertumbuhan mawar akan terhambat dan bahkan bisa mati karenanya. Untuk itu penyemprotan obat insektisida dan atau fungisida perlu dilakukan minimal sebulan sekali dan maksimal 2 minggu sekali. Jangan lupa juga untuk selalu membersihkan gulma (tanaman liar yang tidak diinginkan) jika tumbuh pada media tanam bunga mawar Anda.

Yang terakhir dan yang paling penting agar mawar Anda rajin berbunga adalah perlakuan yang biasanya dikatakan oleh kaum hawa “tidak tega”, apakah itu? Rajin memotong tangkai bunga mawar yang sudah mulai mengering menggunakan gunting stek batang yang bersih. Beberapa orang mengatakan kepada saya bahwa mereka tidak tega melakukan itu karena mereka sayang dengan tanaman mawarnya. Padahal memotong batang pada mawar merupakan cara kasih sayang agar mawar tersebut rajin berbunga. Bahkan terkadang tidak perlu menunggu batang mulai mengering untuk kemudian dipotong. Dalam beberapa kasus, agar bunga mawar rajin berbunga dan agar tetap menghasilkan bunga yang besar, pemotongan batang perlu dilakukan untuk merangsang pertumbuhan tunas baru, dimana tunas baru tersebut biasanya akan tumbuh lebih baik sehingga dapat menghasilkan bunga yang baik pula.

Itulah gambaran umum cara merawat mawar agar rajin berbunga terutama untuk jenis bunga mawar hias. Sedangkan untuk mawar jenis semi holland, perlu perlakuan yang agak sedikit lebih khusus daripada bunga mawar hias, dan mungkin kaum hawa akan semakin tidak tega dengan cara perlakuan kepada mawar semi holland yang sebenarnya perlakuan tersebut bertujuan agar mawar semi holland dapat menghasilkan bunga yang besar dan indah. Jadi bila Anda ingin menanam jenis mawar semi holland di rumah, sebaiknya Anda membaca terlebih dahulu artikel saya sebelumnya yang berjudul Apakah mawar semi holland dapat ditanam dalam pot? Akhir kata, semoga bermanfaat dan selamat berkebun!

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top